Rasulullah SAW bersabda: ” Tidak ada hari di mana amal salih padanya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yakni pada 10 hari pertama Zulhijah.”
Para sahabat bertanya kepada Rasulullah: ” Tidak juga dari jihad fi sabilillah ya Rasull ? ”
Rasulullah menjawab: ” Jihad fi sabilillah juga tidak kecuali seseorang yang keluar dengan diri dan hartanya lalu ia tidak kembali dengan satu pun dari keduanya.”
Puasa Arafah berkaitan erat dengan peristiwa yang dialami oleh Nabi Ibrahim AS. Pada saat itu yaitu tanggal 08 Dzulhijjah, Nabi Ibrahim mendapat wahyu melalui mimpi untuk menyembelih Nabi Ismail. Kemudian pada tanggal 09 Dzulhijjah Nabi Ibrahim baru melaksanakan perintah Allah SWT untuk menyembelih putranya Ismail sesuai perintah Allah SWT.
Peristiwa yang dialami Nabi Ibrahim tersebut merupakan kejadian luar biasa bagi Nabi Ibrahim pun sangat menegangkan. Oleh karenanya umat Islam memperingati peristiwa pada hari tersebut dengan melaksanakan puasa Arafah.
Bulan Zulhijah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT, sebab pada bulan tersebut umat Islam menunaikan salah satu rukun Islam yakni Ibadah Haji bagi yang mampu. Kemudian muslim yang tak ibadah haji dapat memperbanyak amalan lainnya di sepuluh hari pertama Zulhijah seperti dengan: berzikir, sedekah, shalat, termasuk di antaranya puasa sunah.
Umat muslim dianjurkan berpuasa sunah mulai tanggal 01 hingga 09 Zulhijah dimana berpuasa pada tgl 09 Zulhijah disebut puasa Arafah. Adapun hukum puasa Arafah menurut Imam Syafi’i dan ulama Syafi’iyah disunahkan puasa Arafah bagi yang tidak berwukuf di Arafah, sedangkan orang yang sedang berhaji dan saat itu berada di Arafah disunahkan bagi mereka untuk tidak berpuasa.
Hikmah dan Keutamaan Puasa Arafah Keutamaan lainnya dalam mengerjakan puasa sunah di awal bulan Zulhijah termasuk puasa Arafah yaitu:
‘1. Pahala Berlipat Ganda
Artinya: Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Zulhijah. Satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa. Hadis riwayat At-Tirmidzi : Satu malam mendirikan shalat malam setara dengan salat pada malam Lailatul Qadar. Hadis riwayat Baihaqi : Dari Sayyidah Aisyah RA beliau berkata, Rasulullah SAW bersabda Keutamaan puasa Hari Arafah seperti puasa 1.000 hari di luar hari Arafah.
‘2. Dosa Yang di hapuskan
Menjalankan puasa Arafah dapat menghapus dosa-dosa yang telah lalu. Hadis HR.Muslim : Rasulullah bersabda Puasa Arafah (09 Zulhijah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharam) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.
‘3. Dijauhkan dari siksa api neraka
Keutamaan menjalankan puasa sunah Arafah yang lainnya yakni dijauhkan dari siksa api neraka. Hadis HR.Muslim, Rasulullah SAW bersabda: Tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada Hari Arafah, dan sungguh Dia mendekat lalu membanggakan mereka di depan para malaikat dan berkata Apa yang mereka inginkan?
‘4. Menjalankan sunah Rasulullah SAW
Menjalankan puasa sunah berarti menjalankan sunah anjuran Nabi SAW. Ada beberapa hadis yang menyebutkan tentang ini, di antaranya: “Ada empat perkara yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah yaitu puasa Asyura, puasa Arafah, puasa tiga hari setiap bulan dan salat dua rakaat sebelum subuh”. (HR An Nasa’i dan Ahmad). “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa sembilan hari di bulan Zulhijah, berpuasa di hari Asyura berpuasa tiga hari di setiap bulannya, puasa Senin pertama dan juga hari Kamis di setiap bulannya”. (HR Abu Dawud).
‘5. Dicintai Allah SWT
Yang tertuang dalam hadis dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Tidak ada hari di mana amal salih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu: sepuluh hari dari bulan Zulhijah.
Para sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW: Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah? beliau menjawab tidak juga jihad fi sabilillah kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun”. (HR. Imam Bukhori).
Demikianlah hikmah dan keutamaan Puasa Arofah sebagai umat muslim yang merindukan untuk datang dan berdoa di tanah Arafah akan lebih utama untuk mensegerakan datang menjalankan ibadah haji (Ihram,wukuf, Thawaf Ifadhah,Sai,Tahallul,Tertib) karena sebaik-baiknya doa dan ampunan dosa adalah di Arofah. Terima kasih bersama BJI Tour marilah kita berangkat bersama menjalankan ibadah Haji tanpa antri 2024.
Sumber tulisan lainya: Hadis riwayat At-Tirmidzi, Baihaqi, An Nasai & Ahmad, Muslim, Imam Bukhori,CNBC Indonesia, 19 Juni 2023